Para Ahli Sarankan MSG Untuk Diet Rendah Garam

Jejakbiru.com – Ahli sarankan penggunaan MSG untuk orang yang ingin melakukan diet rendah garam, pertama kali mendengar mungkin agak gimana gitu, di telinga kita orang awam.

Pertama jelas, soal diet rendah garam. Bukan termasuk program diet yang umumnya dikenal di masyarakat.

Biasanya mereka diet, mengurangi makan nasi, karbohidrat serta membatasi konsumsi makanan berlemak, gorengan dan sebagainya.

Hingga berlanjut ke ragam olahraga yang tujuannya untuk menyeimbangkan berat badan sekaligus menjaga kesehatan.

 

Sebenarnya tidak salah juga berpendapat demikian. Namun ada baiknya pula mengetahui jika mengkonsumsi terlalu sering makanan mengandung garam dapat memicu masalah kesehatan seperti obesitas hingga stroke.

Nah loh, ternyata kegemukan atau obesitas masih jadi momok juga ketika kita terlalu banyak ‘makan’ garam.

Pakar diet dan gizi klinik dr Johanes Chandrawinata Sp.Gk, MND seperti dilansir dari laman kontenpedia, Rabu 16 Februari, mengatakan untuk menjaga pola hidup sehat, pembatasan asupan garam sama pentingnya dengan mengonsumsi buah dan sayur.

Bahkan diet rendah garam disebut dr Jo, panggilan akrabnya, mampu menurunkan tekanan darah. “Di saat kita menurunkan jumlah konsumsi garam sebanyak 15 persen saja bisa mencegah sampai 8,5 juta kematian di 23 negara dengan beban hipertensi dalam 10 tahun,” tandas dr Jo.

Selanjutnya, tentang penggunaan MSG, ketika berniat melakuan diet rendah garam, agar tidak hilang selera serta cita rasa saat melahap makanan kita dapat menambahkan MSG secukupnya.

“Ketika kita mengurangi asupan garam harian, salah satu cara bisa ditempuh dengan memilih pangan berbumbu rendah garam atau bahkan tanpa sodium. Hindari juga makanan olahan dengan kadar garam tinggi seperti daging asap, kornet dan lain-lain. Alihkan fokus kita pada makanan segar,” tandasnya dalam webinar, Selasa (15/2)

BACA JUGA  FIM dan Dorna Sport Rekomendasikan 17,5% Sirkuit Mandalika Diaspal Ulang

Dijelaskan pula soal monosodium glutamate atau MSG yang bisa menjadi pilihan alternatif garam sebagai bumbu masak.

Karena sudah banyak juga penelitian yang menunjukkan, penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya sepertiga dari kandungan natrium pada garam dapur biasa.

Kemudian, Ia mencontohkan takaran bumbu umami seperti dalam MSG, sebagai pengganti garam, sebanyak 0,2 hingga 0,8 persen dari volume makanan.

Misal, sekedar mempermudah hitungan saja, ketika kita bikin satu liter kuah sup, dr Jo menyarankan untuk menambahkan sekitar 1,5  sendok teh saja.

Selain itu, bisa juga mengkombinasikan pemakaian bumbu aromatik seperti bawang putih dan jahe agar cita rasa masakan tetap terjaga.

“Satu lagi, sepele namun penting juga untuk diketahui yakni batasi juga pemakaian kerupuk saat makan atau menggunakannya sebagai camilan di kala senggang, karena tanpa disadari kerupuk itu kandungan garamnya banyak,” pungkasnya.

Oleh: Dwi Sudjatmiko

Sumber: Ahli Sarankan Penggunaan MSG Untuk Diet Rendah Garam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here